SURYA Online, SURABAYA - Uji Kompetensi Guru Bersertifikat (UKGB)
sempat membuat galau para guru penerima TPP. Mereka cemas karena
tunjangan TPP mereka terancam dicabut bila tak lulus ujian ini. Bahkan
Koordinator TPP Jawa Timur Wisnu Pradata pernah mengancam akan memboikot
pelaksanaan ujian ini.
"Kenapa kemampuan kami selalu diragukan. Pemerintah hanya akan menjadikan guru tidak malah berkembang jika uji kompetensi dikaitkan dengan pencabutan TPP. Kami sedang menyatukan visi agar tak ada pencabutan TPP," kata Wisnu.
Namun Kepala LPMP Jawa Timur Salamun memastikan bahwa UKGB akhir Juli nanti tak ada kaitannya dengan pencabutan TPP. "Ini salah satu cara untuk memantau kompetensi guru penerima TPP. Kalau tidak lulus, mereka harus mengikuti diklat," kata Salamun.
Diklat ini mereka sebut Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Ini adalah diklat yang dimulai diklat tingkat dasar. Diklat ini akan disesuaikan dengan kebutuhan guru yang bersangkutan. Jika lemah di bidang akademik, diklat dasar akan difokuskan di bidang akademik.
Begitu juga jika lemah di bidang keprofesiannya, diklat dasar yang diberikan akan difokuskan di bidang keprofesian atau pedagogiknya. "Guru tidak perlu resah dan takut menghadapi UKGB. Rajin belajar. Dan berdiskusi dengan forum atau komunitas masing-masing guru.
"Kenapa kemampuan kami selalu diragukan. Pemerintah hanya akan menjadikan guru tidak malah berkembang jika uji kompetensi dikaitkan dengan pencabutan TPP. Kami sedang menyatukan visi agar tak ada pencabutan TPP," kata Wisnu.
Namun Kepala LPMP Jawa Timur Salamun memastikan bahwa UKGB akhir Juli nanti tak ada kaitannya dengan pencabutan TPP. "Ini salah satu cara untuk memantau kompetensi guru penerima TPP. Kalau tidak lulus, mereka harus mengikuti diklat," kata Salamun.
Diklat ini mereka sebut Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Ini adalah diklat yang dimulai diklat tingkat dasar. Diklat ini akan disesuaikan dengan kebutuhan guru yang bersangkutan. Jika lemah di bidang akademik, diklat dasar akan difokuskan di bidang akademik.
Begitu juga jika lemah di bidang keprofesiannya, diklat dasar yang diberikan akan difokuskan di bidang keprofesian atau pedagogiknya. "Guru tidak perlu resah dan takut menghadapi UKGB. Rajin belajar. Dan berdiskusi dengan forum atau komunitas masing-masing guru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar